header-wrapper { background:#ffffff URL(/images/banner.png); height:240px; width:600px; margin:0 auto 0px; border:0px solid $bordercolor; }

Kenangan Sowan Abuya Sayyid Muhammad Alawi al-Makki al-Maliki

Oleh: Ahmad Karomi* Setahun sebelum reformasi dan krismon menghantam Indonesia tahun 1998, saya berkesempatan berangkat ihram bersama a...


Oleh: Ahmad Karomi*

Setahun sebelum reformasi dan krismon menghantam Indonesia tahun 1998, saya berkesempatan berangkat ihram bersama abah, kakak dan abah Ali (Kiai Agus Ali Mashuri) Tulangan Sidoarjo.

Tepatnya, tahun 1997 merupakan tahun bersejarah yang tak terlupakan, karena di tahun itu, saya masih merasakan "munggah kaji" dengan ongkos 7 jutaan dan jamaah pun banyak diisi "kaji lanangan", yakni bapak-bapak tanpa isteri.

Sebenarnya banyak kisah yang masih terekam apik ketika Haji tahun 1997, di antaranya kebakaran tenda di Arafah, hilang di tengah samudera manusia, berkenalan pengusaha martabak asli Bugis, namun saya fokuskan pada kisah kenangan sowan Abuya Sayyid Muhammad saja.

Seperti yang telah diketahui bersama, salah satu dari sekian daya tarik bagi hujjaj, khususnya dari Indonesia tatkala di Makkah adalah berkunjung sowan ke Sayyid Muhammad Alawi al-Makki di Rusaifah dan meminta berkah doanya.

Pagi itu, setelah sarapan di Maktab Jarwal Taisir. Tiba-tiba Abah Ali Mashuri mengajak rombongan sowan ke Rusaifah. Mendengar hal ini saya serasa mendapatkan durian runtuh karena ini seperti dreams come true. Hal ini dikarenakan saya pribadi sangat ngefans Abuya Sayid Muhammad sejak ibtidaiyyah di Ploso. Bahkan jauh sebelumnya saya sudah memiliki fotonya dan tersimpan rapi dalam album.

"Ayo sowan ke Abuya" ucap Abah Ali Mashuri. Kemudian Abah Ali mengimbuhi "Rombonganku wajib sowan mrunu, ojok lali njaluk barokah dungo".

Setibanya di Rusaifah, Abah Ali Mashuri menemui khadim untuk menyampaikan keinginan sowan. Alhamdulillah, ternyata Abuya Sayyid Muhammad sedang di ndalem. Akhirnya kami semua dipersilahkan masuk. Kami pun dipersilahkan menunggu di ruang Aula,

Tak lama berselang, khadim tersebut muncul dan mempersilahkan kami masuk ke dalam ruang kerja beliau yang penuh tumpukan kitab, pena dan kertas.

Setelah itu Abah Ali Mashuri dipanggil maju ke depan. Abuya Sayyid Muhammad memeluk Abah Ali dengan penuh riang gembira bak orang tua berjumpa anaknya. Telinga Abah Ali Mashuri dijewer Abuya Sayid Muhammad dengan penuh canda.

Selanjutnya, Abah Ali Mashuri menyuruh kami menggeser posisi duduk agar lebih dekat pada Abuya Sayyid Muhammad.  Tiba-tiba Abuya pun menanyai satu persatu rombongan, seputar nama dan berasal dari mana.

Giliran saya, yang saat itu masih "darah muda" dag-dig-dug tak karuan, oleh Abuya Sayyid Muhammad ditanyai nama dan berasal dari mana, saya  menjawab seperti yang lainnya, pertanyaan pun masih berlanjut "mondok" dimana. Saya pun menjawab "fil ma'had al-falah al-falasi-al kadiri".

Setelah itu, Abuya menyuruh khadim untuk membagikan surban, tasbih, kurma kacang, zam-zam, dan beberapa kitab. Kemudian tanpa dinyana Abuya Sayyid Muhammad  mengalungkan surban satu persatu kepada kami. Bahkan surban Abah Ali Mashuri dipakaikan secara khusus.

Ada dua kitab yang Abuya berikan, di antaranya, Syawariq al-Anwar, Haul Al-Ihtifal bil maulid. Sedangkan yang dititipkan kepada Abah Ali Mashuri ada Mafahim Yajibu An Tusahhah, Fatawa, wahuwa bil ufuqil A'la.
Kemudian, kami pun minta barokah doa dan pamit balik ke Maktab.

Ada dua pelajaran yang saya dapatkan dari sowan tersebut, pertama, kepeduliannya terhadap umat, kedua, kehangatannya dalam menyambut tamu dari berbagai kalangan.

Selang beberapa tahun, kira-kira tahun 2004 kala itu saya pasanan di Ploso, tepatnya 15 Ramadan ba'da shalat Jumat kabar duka datang dari Rusaifah, bahwa Abuya Sayyid Muhammad kapundut. Seluruh santri pun sholat ghaib di Masjid Ploso.

Sebagai pamungkas kisah, hari Jumat ini bertepatan 15 Ramadan, hari kapundutnya Abuya Sayyid Muhammad. Mari kita langitkan fatihah untuk beliau. Lahul Fatihah.
_______________
*PW LTNNU Jatim, Alumni Ploso Kediri


COMMENTS

BLOGGER: 1
Loading...
Name

Arsip,19,artikel,186,Buku,5,Fiksi,4,kajian perempuan,3,kitab,15,lombakisah,12,manuskrip,9,peristiwa,117,prestasi,11,rehat,36,resensi,13,testimoni,39,tokoh,91,
ltr
item
Halaqoh: Kenangan Sowan Abuya Sayyid Muhammad Alawi al-Makki al-Maliki
Kenangan Sowan Abuya Sayyid Muhammad Alawi al-Makki al-Maliki
https://1.bp.blogspot.com/-ZgAyGv-8Ino/XrS8_aBYFFI/AAAAAAAARJQ/N7AE9aNsRmA-uGRSXKKfJHNwvv7SwMjtwCLcBGAsYHQ/s640/IMG_20200508_062606.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-ZgAyGv-8Ino/XrS8_aBYFFI/AAAAAAAARJQ/N7AE9aNsRmA-uGRSXKKfJHNwvv7SwMjtwCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG_20200508_062606.jpg
Halaqoh
https://www.halaqoh.net/2020/05/kenangan-sowan-abuya-sayyid-muhammad.html
https://www.halaqoh.net/
https://www.halaqoh.net/
https://www.halaqoh.net/2020/05/kenangan-sowan-abuya-sayyid-muhammad.html
true
2194765370271214888
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy