header-wrapper { background:#ffffff URL(/images/banner.png); height:240px; width:600px; margin:0 auto 0px; border:0px solid $bordercolor; }

Berkunjung ke Ndalem Mbah Dim Allahu Yarham

Oleh: Ayung Notonegoro* Semalam (16/10/2019), saya menyempatkan singgah ke kediaman Gus Afton di komplek PP. Nahdlatut Thullab, Sukomuk...


Oleh: Ayung Notonegoro*

Semalam (16/10/2019), saya menyempatkan singgah ke kediaman Gus Afton di komplek PP. Nahdlatut Thullab, Sukomukti, Srono. Ternyata, rumah ini, merupakan ndalem kasepuhan KH. Dimyati Syafi'i (Mbah Dim). Semasa hidupnya, Mbah Dim, tinggal di rumah yang kini ditempati cucu-cucunya tersebut.

Seperti biasa, saat berkunjung ke rumah seorang tokoh tempo doeloe, satu hal yang selalu ingin saya tahu adalah barang-barang peninggalannya. Bukan keris, cemeti, apalagi harta warisan. Namun, kitab-kitab peninggalannya.

Deretan kitab koleksi para kiai tersebut, tak sekadar benda mati. Di sana menyimpan segudang informasi tatkala menyimaknya dengan ketelitian tertentu. Biasanya, di sela-sela kitab tersebut, tersimpan catatan-catatan penting. Baik di lembaran kertas tersendiri atawa di bagian-bagian kosong pinggir kitab. Selain berisi pemaknaan terhadap teks kitab, juga ada catatan lainnya. Seperti kapan mulai mengaji, khatamnya, gurunya, sanadnya atau bahkan hal ikhwal lainnya. Catatan-catatan tersebut merupakan gudang informasi yang begitu berharga.

Alhamdulillah, permohonan sa dikabulkan oleh Gus Afton. Dengan senang hati, ia mengantarkan sa melihat satu almari kitab.

"Ini sisanya yang masih tersimpan. Lainnya banyak yang telah dibawa sama Pak De, Pak De.." cerita Gus Afton.

Ada sejumlah deretan kitab besar. Ada beberapa kitab besar yang telah direstorasi covernya oleh Gus Afton.

"Uereka," gumamku dalam hati. "Pasti ada hal baru yang bisa dikulik dari sederet kitab ini untuk menceritakan sosok Rais Syuriyah pertama NU Cabang Blambangan ini."

Namun, ada satu hal yang terlupa ketika sa sedang asyik memeriksa deretan kitab tersebut. Waktu telah malam. Masih ada satu janji lagi yang harus sa datangi. Terpaksa perburuan khazanah tersebut dihentikan.

"Dalam waktu dekat sa datang lagi ke sini, Gus," janjiku pada Gus Afton.

"Siap, Mas," angguknya.

Dari pencarian singkat itu, ada beberapa yang menarik dan sempat terfoto. Pertama, adalah kitab Shahih Muslim peninggalan Kiai Dim. Ada nama dan tanda tangannya. Juga terdapat parateks yang menunjukkan mulai mengajinya.

ابتداء قراءة صحيح مسلم في يوم الاربعاء ١٢ او ١٧ ربع الاولي سنة ١٣٥٩ هجرية .....

Beliau memulai membaca kitab tersebut, pada hari Rabu, 16/ 17 Rabiul Awal 1349 atau sekitar April 1940. Besar kemungkinan, Kiai Dim memulai mengajarkan kitab tersebut. Sayangnya, hanya ditemukan jilid pertama saja. Untuk jilid keduanya tak ditemukan. Sehingga informasi yang disajikannya pun hanya sepotong. Kapan tamatnya masih belum terungkap. Semoga dikesempatan mendatang, bisa mengulik lebih jauh lagi.

Selain itu, ada beberapa lagi yang menarik yang sempat tertangkap pandangan saya. Yakni, sebuah kitab "Sifat Rung Puluh" berbahasa Jawa beraksara Pegon karya Sayyid Ustman Betawi. Cetakan Matbaah Istanbul. Khusus yang ini, tunggu versi digitalnya di fanpage Komunitas Pegon gaes.

Ada pula yang berkaitan dengan Syekh Zubair bin Dahlan Sarang. Namun, ini bukan peninggalan Mbah Dim. Besar kemungkinan adalah peninggalan putranya, Gus Mad (Hamadullah). Yakni, satu carik kertas yang berisi sanad Syarah Al-Mahalli ala Minhajit Thalibin. Di dalamnya, tertulis bahwa sanadnya tersambung pada Syekh Zubair bin Dahlan Sarang, Syekh Baqir bin Nur al-Jugjawi, Syekh Mahfudz at-Turmusy, Syekh Abu Bakar bin Syata hingga tersambung ke Syekh Jalaluddin al-Mahalli (Simak fotonya).

Tak hanya sanad, namun juga ada kitab versi cetak batu karya Syekh Zubair bin Dahlan. Kitab itu berjudul al-Qalaid al-Lu'luiyah. Sebuah kitab nadzam dari Risalah as-Samarqandi. Sayangnya, kitab yang masih di kaji di Madrasah Tsanawiyah Ghazaliyah PP. Al-Anwar Sarang itu, tak lengkap. Bagian belakangnya tak ada. Jadi, tak bisa dipastikan kitab itu, diproduksi.

Akan tetapi, kitab yang tersisa 24 halaman itu, di bagian depan ada potongan informasi yang menarik. Ternyata, nadzam tersebut dilengkapi dengan syarah berbahasa Arab yang ditulis oleh santrinya Syekh Zubair bin Dahlan, yakni Kiai Sahal Mahfudz. Sedangkan yang menerbitkannya adalah al-hafidz Muhammad Dahlan dari Surabaya (cek foto).

***


Nah, itu sederet temuan dari kunjungan singkat sa ke ndalem kasepuhan Mbah Dim. Semoga dalam waktu dekat segera bisa berkunjung lagi dengan waktu yang lebih panjang. Tentunya, semoga Mbah Dim berkenan membukakan tabir suri tauladan kehidupannya dulu untuk bisa dijadikan panutan oleh generasi sekarang ini. Amin.
_________________
*PCNU Banyuwangi

COMMENTS

Name

Arsip,17,artikel,169,Buku,4,Fiksi,4,kajian perempuan,1,kitab,11,lombakisah,11,manuskrip,8,peristiwa,116,prestasi,11,rehat,29,resensi,13,testimoni,36,tokoh,81,
ltr
item
Halaqoh: Berkunjung ke Ndalem Mbah Dim Allahu Yarham
Berkunjung ke Ndalem Mbah Dim Allahu Yarham
https://1.bp.blogspot.com/-I5ISmh2_6uI/XaiW5SfDqWI/AAAAAAAAQpg/r9T9WuMjFWYPRPFXDFj-7WbBXCzH_Sm0QCLcBGAsYHQ/s640/IMG_20191017_232847.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-I5ISmh2_6uI/XaiW5SfDqWI/AAAAAAAAQpg/r9T9WuMjFWYPRPFXDFj-7WbBXCzH_Sm0QCLcBGAsYHQ/s72-c/IMG_20191017_232847.jpg
Halaqoh
https://www.halaqoh.net/2019/10/berkunjung-ke-ndalem-mbah-dim-allahu.html
https://www.halaqoh.net/
https://www.halaqoh.net/
https://www.halaqoh.net/2019/10/berkunjung-ke-ndalem-mbah-dim-allahu.html
true
2194765370271214888
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy