header-wrapper { background:#ffffff URL(/images/banner.png); height:240px; width:600px; margin:0 auto 0px; border:0px solid $bordercolor; }

KH. Zainuddin Mojosari Nganjuk dan Santri-Santri Nakal (Kiai Stories: 4)

  Oleh: Ahmad Karomi* KH. Zainuddin termasuk salah satu pengasuh Pondok Mojosari, Loceret, Nganjuk, Jawa Timur generasi ke 7....



Oleh: Ahmad Karomi*

KH. Zainuddin termasuk salah satu pengasuh Pondok Mojosari, Loceret, Nganjuk, Jawa Timur generasi ke 7. Pondok Mojosari berdiri atas jerih payah Kiai Ali Imron pada tahun 1720 M. Beliau berasal dari Bojonegoro. Banyak ulama terkemuka yang lahir dari tangan dingin Kiai Zainuddin, sebut saja Kiai Ahmad Djazuli Ploso, Kiai Toha Al-Islah, Kiai Wahab Hasbullah, Kiai Mashudi Blitar, dll. Konon KH. Zainuddin pernah dengan tegas berkata “santri-santriku masio nakal sesok bakal dadi wong.” (santri-santriku meskipun nakal, kelak akan menjadi orang besar). Perkataan ini seakan menjadi doa mustajab, sehingga santri Mojosari bagaimanapun nakalnya, ia mendapat "jaminan" berupa doa "futuh" dari Mbah Zainuddin agar kelak menjadi manusia bermanfaat.

Pernah suatu saat, Kiai Zainuddin ini membangunkan santri yang  sulit dibangunkan sholat subuh, dengan gaya khas pondok, beliau membangunkan santri-santri dengan cara ditetesi air dingin supaya langsung bangun. Namun ada juga santri yang sangat sulit dibangunkan, tanpa pikir panjang Kiai Zainuddin meneteskan minyak goreng di kaki santri. Santri itupun terkejut langsung mendamprat “woo nakal sopo nangeni nggawe lengo?”  (siapa yang nakal membangunkanku memakai minyak goreng ini?), si santri ini pun menoleh kanan-kiri, pandangannya terhenti tatkala melihat sosok Kiai Zainuddin tersenyum kepadanya, tak ayal si santri langsung menundukkan kepala menahan rasa malu. 

Wadzifah yaumiyyah atau kegiatan sehari-hari Kiai Zainuddin tak jauh berbeda dengan petani biasa, namun Kiai Zainuddin atau lebih akrab dipanggil Mbah Zainuddin Mojosari ini dikenal sebagai sosok disiplin dan istiqomah. Menurut penuturan sebagian muridnya yang masih hidup, Mbah Zainuddin saat pukul 22.00 tepatnya setelah usai mengaji kitab di malam hari, beliau istirahat hingga jam 02.00 dini hari, lalu sholat tahajud serta membaca Al-Quran atau melakukan ibadah-ibadah lainnya. Namun terkadang beliau sambil menunggu adzan subuh dipergunakan mengelilingi pekarangan yang banyak ditumbuhi buah-buahan, setelah itu beliau membangunkan santri-santrinya dengan menyebut nama santri masing-masing.

Usai sholat subuh beliau lanjutkan mengaji hingga jam 07.00, dilanjutkan menyapu halaman, kandang kuda, sapi, kambing, dan terkadang beliau juga ikut memberi makan ternak-ternaknya. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, Mbah Zainuddin bekerja keras, mencangkul, menanam singkong, jagung dan pisang, serta memiliki Toga atau Tanaman obat keluarga.

Keuletan kedisiplinan serta ketelatenan Mbah Kiai Zainuddin Mojosari ini bisa dijadikan teladan, sebab dengan kebiasaan yang baik akan membuahkan sesuatu yang baik pula. Tengoklah, seorang kiai yang dikenal waliyullah, namun memiliki keseharian yang bisa dikatakan biasa-biasa saja. Padahal dari kebiasaan yang biasa itulah KH Zainuddin menjadi sosok yang luar biasa (khariq adah). Meskipun demikian pengertian luar biasa bagi sebagian kalangan kerap diidentikkan sebagai sosok sakti mandraguna, jadug, hebat dan di luar nalar manusia.

Sifat penyayang kepada lingkungan, bercocok tanam, beternak, menyapu halaman adalah ciri khas ulama yang sederhana ini. Sebab dari situlah bisa diketahui bahwa seorang ulama yang sudah memiliki pamor, wibawa, ilmu yang tinggi tidaklah seenaknya mengandalkan kehebatannya, dia tetap berusaha membumi dan berbaur layaknya manusia pada umumnya. Bukan melangit dan gila pujian serta sanjungan. Dari sinilah letak keluarbiasaan KH Zainuddin Mojosari yang tetap biasa ditengah keluarbiasaan beliau.

Inti dari kisah ini, seperti yang termuat dalam biografi KH. Djazuli Sang Blawong, prinsip Mbah Zainuddin Mojosari berpedoman ayat ata’murunannasa bilbirri wa tansauna anfusakum. Bahwa seseorang yang mengajak kebaikan janganlah melupakan akan perbuatannya sendiri, sehingga penyeru kebaikan haruslah memulai dengan dirinya sendiri selanjutnya barulah ia mengajak orang lain untuk berbuat baik seperti yang telah ia kerjakan. Hal ini senada dengan maqolah "lisanul hal afshohu min lisanil maqal" (lisan berupa perbuatan itu lebih mengena/berkesan ketimbang lisan berupa perkataan). Saking kagumnya KH. Ahmad Djazuli terhadap Mbah Zainuddin Mojosari, maqolah ini menjadi prinsip KH. Ahmad Djazuli. Bahkan salah satu putra beliau namakan Zainuddin (KH. Zainuddin Djazuli) sebagai bentuk tafa’ulan tabarrukan kepada sang guru, yakni Mbah Kiai Zainuddin Mojosari. Lahumal fatihah.



*PW LTNNU JATIM, Alumni Alfalah Ploso.

COMMENTS

Name

Arsip,17,artikel,169,Buku,4,Fiksi,4,kajian perempuan,1,kitab,11,lombakisah,11,manuskrip,8,peristiwa,116,prestasi,11,rehat,29,resensi,13,testimoni,36,tokoh,81,
ltr
item
Halaqoh: KH. Zainuddin Mojosari Nganjuk dan Santri-Santri Nakal (Kiai Stories: 4)
KH. Zainuddin Mojosari Nganjuk dan Santri-Santri Nakal (Kiai Stories: 4)
https://1.bp.blogspot.com/-jANJZAb7vrw/XGdK0YfFe8I/AAAAAAAAQLg/-1NPhBP9pYAIB0EO1oG_28HpAXHTmkEgACLcBGAs/s640/73kh-zainudin.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-jANJZAb7vrw/XGdK0YfFe8I/AAAAAAAAQLg/-1NPhBP9pYAIB0EO1oG_28HpAXHTmkEgACLcBGAs/s72-c/73kh-zainudin.jpg
Halaqoh
https://www.halaqoh.net/2019/02/kh-zainuddin-mojosari-nganjuk-dan.html
https://www.halaqoh.net/
https://www.halaqoh.net/
https://www.halaqoh.net/2019/02/kh-zainuddin-mojosari-nganjuk-dan.html
true
2194765370271214888
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy