header-wrapper { background:#ffffff URL(/images/banner.png); height:240px; width:600px; margin:0 auto 0px; border:0px solid $bordercolor; }

Sumpek? Galau? Berkaryalah!

Oleh: Ahmad Karomi Melampiaskan uneg-uneg atau perasaan yang melanda jiwa kerap tidak mendapatkan pencerahan yang diharapkan. Malah ...



Oleh: Ahmad Karomi

Melampiaskan uneg-uneg atau perasaan yang melanda jiwa kerap tidak mendapatkan pencerahan yang diharapkan. Malah menimbulkan kegalauan baru, sehingga sumpek itu semakin bercokol tanpa bisa ditolerir. Mengobati kelabilan jiwa yang resah dengan resep "Tombo Ati iku limo" memang sangatlah tepat. Akan tetapi banyak dari kalangan kita yang masih jauh dari kata "sungguh-sungguh" untuk melaksanakannya.

Penempaan nafsu sebenarnya tidaklah melulu dikekang, dibabat habis tak bersisa. Akan tetapi bagaimana nafsu itu tumbuh dibawah kendali manusia sebagai khalifah (pemimpin) dirinya sendiri. Seingat saya, Hati ibarat raja yang mengendalikan seluruh anggota tubuh tanpa terkecuali. Mengapa hati? Sebab hati memiliki sebuah  mekanisme yang unik dan sulit ditebak. Oleh karena itu, kita dianjurkan berdoa "ya muqallibal qulub tsabbit qalbi ala dinik" (wahai dzat yang memutar balikkan hati, tetapkanlah hatiku atas agamaMu).

Konsistensi (istiqomah) adalah lawan terberat nafsu, sedangkan nafsu memiliki kecondongan pada sesuatu yang ammarah bissu' (mengajak keburukan), juga bisa lawwamah (kadang baik, buruk), dan muthmainnah (kebaikan). Nafsu bisa diartikan "pembisik" raja. Dimana sang pembisik bisa dengan mudah mempengaruhi "hati" raja.

Semisal, sebuah keinginan yang tercapai, bilamana "pembisik" hati suka dengan hal yang baik, maka muncullah rasa syukur. Jikalau tidak tercapai, maka terucaplah kata "sabar". Bisa kita tebak bila "pembisik hati" itu memiliki kecenderungan buruk, maka tingkah laku dan ucapannya adalah sesuai kecenderungannya.

Berbicara tentang kekeruhan hati, maka penyeimbangnya adalah kebeningan hati. Acapkali para ulama doeloe dihadapkan dengan bosan, jenuh, sumpek, galau dan lain sebagainya. Apa obatnya? Ternyata (selain yang disebut tombo ati iku limo) adalah berkarya. Contohnya, Kyai Makki yang tidak memiliki kertas tulis, beliau menggurat pena di pinggir kitab " ingsun nulis ono pinggir kene krono faqir kertas lan cupete ati" (saya menulis di halaman pinggir kitab karena tidak memiliki kertas dan sumpek hati). Kitab yang beliau tulis adalah "umdatut tholib fi tahaqquqi shoumil hasib".

Dari curahan hati yang diekspresikan dalam bentuk tulisan ini, bisa disimpulkan bahwa beliau memiliki nafsu muthmainnah. Dimana kebosanan, kegundahan mengendap pelan -tapi pasti- dan  mengotori udara ketenangan dan kekhusyukan beliau, tatkala ngaji di kampung syamiyah makkah mukarramah 1321 H. Akan tetapi semua godaan itu oleh Kyai Makki bisa dipatahkan dengan kreatifitas karya tulis.

Kegigihan beliau menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri dengan menaklukkan nafsu su'u' (buruk), memotivasi diri sendiri untuk tetap di jalur kebaikan adalah sebuah teladan bagi kita -yang katanya lebih maju- untuk tetap belajar berjuang mengendalikan nafsu, berkarya, berusaha menebar kebaikan. Bukankah jihad terberat adalah berhadapan dengan nafsu?!

Walhasil, masihkah pantas bila "syetan" sebagai kambing hitam kebejatan kita sendiri?! Dimana chip nafsu yang tertanam pada manusia masih bisa dilatih, diajak, dibiasakan menjadi nafsu yang mengajak berbuat kebaikan meskipun terkadang masih berlumurkan pemaksaan.

Wallahu A'lam bishhawab
(Kereta, Blitar-Surabaya, 17,7,2017)
____________________


Ahmad Karomi (PW LTN NU Jatim, Dosen Stai-BA, Pengajar Madin Blitar)

COMMENTS

Name

Arsip,14,artikel,153,Buku,2,Fiksi,4,kitab,10,lombakisah,11,manuskrip,8,peristiwa,112,prestasi,11,rehat,27,resensi,10,testimoni,29,tokoh,65,
ltr
item
Halaqoh: Sumpek? Galau? Berkaryalah!
Sumpek? Galau? Berkaryalah!
https://3.bp.blogspot.com/-YVsLOu-58rg/WWyiHeXVagI/AAAAAAAAFA8/jfUvndsSx78lp5nK2IaEH4tPHcO7WTHtQCLcBGAs/s640/IMG_20170717_183856.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-YVsLOu-58rg/WWyiHeXVagI/AAAAAAAAFA8/jfUvndsSx78lp5nK2IaEH4tPHcO7WTHtQCLcBGAs/s72-c/IMG_20170717_183856.jpg
Halaqoh
https://www.halaqoh.net/2017/07/sumpek-galau-berkaryalah.html
https://www.halaqoh.net/
https://www.halaqoh.net/
https://www.halaqoh.net/2017/07/sumpek-galau-berkaryalah.html
true
2194765370271214888
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy