header-wrapper { background:#ffffff URL(/images/banner.png); height:240px; width:600px; margin:0 auto 0px; border:0px solid $bordercolor; }

Ketika Ulama Dihina

Oleh:  M Rikza Chamami* Zaman akhir sudah mulai nampak. Ulama sebagai tokoh agama dihina dan difitnah. Tidak tanggung-tanggung, hinaa...

Oleh: M Rikza Chamami*

Zaman akhir sudah mulai nampak. Ulama sebagai tokoh agama dihina dan difitnah. Tidak tanggung-tanggung, hinaan dan fitnah itu disebarkan kemana-mana dengan media sosial. Yang melakukan fitnah bukan orang lain, tapi saudara Islam sendiri yang mengaku paling Islam.

Sekali beda dianggap kafir, yahudi, liberal, syi'ah dan lainnya. Lalu siapa mereka itu? Dan bagaimana kita menghadapinya?

Yang jelas bahwa ulama yang dihina dan difitnah adalah berhaluan ahlussunnah wal jama'ah annahdliyyah. Berarti para penghina dan pemfitnah adalah yang tidak suka aswaja bangkit di bumi pertiwi.

Dalam menghadapi suasana seperti ini, maka perlu sekali makin mendekat dengan para Kyai. Kyai yang jelas-jelas keilmuannya dan memiliki integritas di tengah masyatakat. Bukan sosok ustadz karbitan yang bermodal surban dan peci putih.

Suasana yang semacam ini, ulama akan menghadapi ujian dunia sudah jauh hari diramalkan oleh Syekh Subakir (tokoh pembawa Islam di Jawa). Sejak itu ia menitipkan agar Jawa dijaga saat manusia sudah banyak. "Ingat-ingatlah pesanku dan laksanakanlah" pesan Syekh Subakir kala itu.

Ini menunjukkan nyata bahwa menjaga Islam rahmatan lil 'alamin itu tidak mudah. Islam yang sedang diperjuangkan di bumi Indonesia adalah Islam kelanjutan Walisongo. Ulama lah yang melanjutkan perjuangan Walisongo.

Jadi jika ada yang mencoba berani melawan ulama, maka bisa dipastikan dari kelompok yang anti-Walisongo. Gerakan bid'ah dan takfiri itu yang diusung untuk melemahkan kemuliaan Kyai dalam membimbing umatnya.

Bagi kiai, dihina dan difitnah itu hal biasa. Justru akan menambah nilai plus dalam menguji kedekatan kepada Allah. Namun bagi santri, belum siap jika kiainya difitnah hingga melecehkan pribadi-pribadi.

Dalam rangka menghadapi suasana krisis moral ini, bergandeng tangan menjadi hal penting. Dekatlah pada kiai agar kita dibimbing tidak dengan emosi. Dan perjuangan menjaga marwah Aswaja tetap dilakukan dengan baik.

*Dosen UIN Walisongo

COMMENTS

BLOGGER: 1
Loading...
Name

Arsip,14,artikel,161,Buku,4,Fiksi,4,kitab,11,lombakisah,11,manuskrip,8,peristiwa,115,prestasi,11,rehat,28,resensi,13,testimoni,34,tokoh,75,
ltr
item
Halaqoh: Ketika Ulama Dihina
Ketika Ulama Dihina
https://1.bp.blogspot.com/-Io5URURktPM/WGxviPRrILI/AAAAAAAAQV8/P23-PYNXmIc6NuwG1Y0gisXBk0-MN0K1gCLcB/s640/gus%2Bmus.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-Io5URURktPM/WGxviPRrILI/AAAAAAAAQV8/P23-PYNXmIc6NuwG1Y0gisXBk0-MN0K1gCLcB/s72-c/gus%2Bmus.jpg
Halaqoh
https://www.halaqoh.net/2017/01/ketika-ulama-dihina.html
https://www.halaqoh.net/
https://www.halaqoh.net/
https://www.halaqoh.net/2017/01/ketika-ulama-dihina.html
true
2194765370271214888
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy