Prof Abdullah bin Muhammad Baharun: Jangan seperti seekor lalat


Tips membangun keluarga harmonis 




Kediri. Rasa cinta merupakan oksigen yang meliputi seluruh keluarga. Bila anak dididik dengan rasa cinta, niscaya akan menjadi anak yang sholeh solehah" ucap
Prof. Al Habib Abdullah bin Muhammad Baharun Rektor Al-Ahqaf Yaman yang hadir didaulat untuk menyampaikan mauidzoh hasanah di Lirboyo ketika pernikahan Ning Ita Rasyidah miskiyah binti Alm KH Imam Yahya Mahrus  dengan Sayyid Muhammad Alhabsyi dari Sulawesi. Acara ini dihadiri sejumlah kyai, habaib dari berbagai penjuru.

Prof. Abdullah berkata: "Allah menjadikan kita berpasangan sehingga menjadikan kita semua tenang, mawaddah warohmah. Mahabbah adalah salah satu rahmat Allah yg tidak serta merta muncul ketika prosesi aqad nikah, akan tetapi mahabbah itu harus dicari dari kedua pasangan secara terus menerus sehingga terbentuklah pasangan yang mawaddah warohmah. Dari pencarian mahabbah inilah akan muncul rasa saling menghargai, menghormati diantara kedua pasangan."

"Banyak pasangan yang terjebak oleh bayang-bayang semu, semisal berkeinginan mendapat pasangan yang sempurna seperti tampan, cantik, kaya, romantis yang ternyata tidak sesuai harapan, hal-hal ini semestinya disadari bahwa manusia tidak ada yang sempurna. Oleh karena itu marilah kita lihat, cari, temukan hal-hal yang baik dari pasangan kita. Semua  memiliki kekurangan namun lihatlah kelebihan, kebaikannya."

"Jangan seperti lalat yang suka mencari dan hinggap pada sesuatu yang buruk dan kotor. Barang siapa yang suka mencari kekurangan, keburukan orang lain maupun pasangannya maka dia seperti lalat. Mari meningkatkan hubungan dengan terus mencari mahabbah yang dijanjikan Allah kepada setiap pasangan. Tak perlu mencari aib/kekurangan pasangan masing-masing."

Pendidikan "karakter baik" itu dimulai dari keluarga, sebab keluarga merupakan tolok ukur keberhasilan maupun kegagalan mendidik generasi yang baik. Contohkan anak-anak kita untuk melakukan hal yang baik. Jangan pernah mempertontonkan cekcok, pertikaian didepan anak-anak kita. Sehingga ujung-ujungnya mereka meluapkan keresahannya diluar".  Pungkas Profesor Baharun. Acara walimah ini pun ditutup oleh doa.  (@mi)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Prof Abdullah bin Muhammad Baharun: Jangan seperti seekor lalat"

Post a Comment

close