Kyaiku Pahlawan Bangsaku

Oleh: Eni Lutfia Ningsih*
Jika membicarakan tentang perjuangan Indonesia hal itu tak bisa lepas dari peran serta para ulama’. Mereka rela mencurahkan seluruh waktu, tenaga, pikiran, harta benda hingga nyawapun rela mereka korbankan untuk tanah air tercinta. Salah satu tokoh hebat yang ikut berjuang dalam merebut kemerdekaan Indonesia adalah KH. Hasyim Asy’ari. Beliau adalah seorang ulama’ asal Jombang yang merupakan salah satu tokoh pendiri NU. Beliau ulama’ yang memiliki nasionalisme tinggi dan juga cinta terhadap tanah air. KH. Hasyim Asy’ari adalah sosok yang hebat dan luar biasa, beliau memiliki pemahaman tinggi terhadap ilmu agama, namun beliau juga tidak melupakan kewajibannya terhadap tanah air. Hal itu terbukti pada saat beliau berjuang melawan penjajah dan menolak patuh pada para penjajah. Bahkan pernah suatu hari beliau ditangkap dan dipenjara oleh Jepang karena menolak seikerei (penghormatan kepada kaisar Jepang) sampai beliau mengalami patah tulang pada bagian jari dan tidak bisa digerakkan. Tidak sampai disitu saja di akhir masa pejajahan Jepang beliau juga membentuk Hisbullah, Sabilillah dan Mujahidin sebagai laskar perjuangan, dan yang tak kalah fenomenal adalah fatwa jihad yang dikeluarkan KH. Hasyim Asy’ari bersama para ulama’ lain pada tanggal 22 Oktober 1945 setelah kedatangan Sekutu yang dipimpin jendral Mallaby di Surabaya. Fatwa ini kemudian lebih dikenal dengan resolusi jihad, dalam fatwa ini mewajibkan umat Islam untuk membela kemerdekaan bangsa dan negara Indonesia. Dengan fatwa ini para santri dan umat Islam merasa terpanggil dan memiliki semangat juang yang membara,dan membuat orang-orang berbondong-bondong memenuhi kewajiban jihadnya. Itulah sedikit kisah tentang perjuangan KH. Hasyim Asy’ari yang patut kita teladani.

*Siswi Kelas :XII IPA:MA Salafiyah Syafiiyah Seblak

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Kyaiku Pahlawan Bangsaku"

Post a Comment

close